Utama » , , , , , , , , » Management Air - SOP/Panduan Pembesaran Lele Sangkuriang Organik

Management Air - SOP/Panduan Pembesaran Lele Sangkuriang Organik

Dipostingkan Oleh RDOne Barakah pada Selasa, 10 September 2013 - Diupdate Pada: Selasa, September 10, 2013

Pemeliharaan/management air adalah salah satu komponen penting dalam usaha pembesaran lele sangkuriang, tentu disamping faktor-faktor lainnya. Pada postingan ini saya menggunakan teknik organik yang diberikan oleh abah nasrudin sebagai panduan. Dengan teknik ini, kita tidak melakukan penggantian air selama budidaya, ini dapat menghemat sekaligus mempertahankan kualitas air. Kuncinya adalah perlakuan kolam sebelum penebaran benih, sebagaimana ditulis dalam posting sebelumnya yaitu penggunaan kompos dan herbal.

Pemeliharaan air ini memiliki beberapa tahapan diantaranya adalah:
  1. Pengelolaan/Management air saat persiapan kolam (sebelum tebar bibit)
  2. Pengelolaan/Management air setelah tebar bibit (saat pembesaran dilakukan)
  3. Pengelolaan/Management air setelah panen (pemanfaatan air bekas panen)

Pengelolaan/Management air saat persiapan kolam

Sebelum dilakukan penebaran bibit, air pada kolam perlu diberikan perlakuakn khusus agar air memiliki kondisi ideal untuk dijadikan media tumbuh bagi lele.
Untuk membuat kondisi Air pada kolam menjadi Ideal, kita bisa mengimplementasikan teknik "Teh celup lele". 

Silahkan klik pada link Berikut:

Catatan, anda juga bisa menambahkan probiotik atau garam gosok jika memang diperlukan.

Pengelolaan/Management air setelah tebar bibit 

Pada saat pembesaran, air harus di kelola agar tetap memenuhi standar kelaikan bagi lele sangkuriang. Pada saat pembesaran, air ditambahkan ketinggiannya (kedalamnnya) sesuai dengan perkembangannya, agar ruang lingkup hidup lele sangkuriang cukup memadai. Adapun caranya adalah sebagai berikut: 

Pada kegiatan Tata Guna Pakan disebutkan bahwa pemberian pakan terdiri dari 4 tahap: (L1, PL2, PL3, SNL) hal ini berhubungan dengan sistim penambahan air kolam, dimana disebutkan bahwa air kolam tidak diganti atau difilter tetapi hanya dilakukan penambahan (klik disini untuk membaca management pakan), tahapannya adalah:
  1. Pada saat pertama kali benih masuk tinggi air kolam adalah 50 cm, pakan yang digunakan yaitu L1.
  2. Setelah pakan L1 habis (sesuai dg jatah volume pakan) maka tinggi air ditambah menjadi 70 cm kemudian berikan pakan jenis PL2.
  3. Setelah pakan PL2 habis tinggi air ditambah lagi menjadi 90 cm dan pakan menggunakan pakan PL3.
  4. Terakhir setelah PL3 habis tinggi air naik lagi menjadi 120 cm, pertahankanlah volume air pada ketinggian ini hingga saatnya panen tiba dan pakan yang digunakan adalah pakan tenggelam (SNL).

 

Pengelolaan/Management air setelah panen

Setelah proses pembesaran dilakukan, dan lele sangkuriang sudah dapat dipanen pada ukuran yang dikehendaki,  air yang dipakai dalam proses pembesaran tidak perlu dibuang. Air ini bisa digunakan kembali sebagai media pembesaran lele sangkuriang. kita hanya perlu membersihkan air kolam dari lumpur, atau kotoran lainnya dengan cara menyaring menggunakan kain kasa atau yang sejenis.


Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers

21 comments:

  1. huaaa...jelaas banget ok ok...paham saya! penjelasan dng bahasa yg sederhana dan mudah dpahami. sukses utk anda mas! thx utk artikelnya capek" ngetik banyak pahalanya mas utk kami semua.

    salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah, Amiin, terima kasih mas

      Hapus
  2. saya kurang faham dengan "sesuai dg jatah volume pakan" bisa dijelaskan lebih detail? Berapa banyak L1, PL2, PL3 yg dimaksud sampai habis itu?

    BalasHapus
  3. teh celupnya dibiarkan berapa hari?, untuk metode ini idealnya 1 m2 diisi berapa ekor lele?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 7-10 hari tergantung kondisi air, tapi lebih bagus dibiarkan sampai 14 hari menurut pengalaman ane.

      Idealnya diisi 100-120 ekor, lebih dari ini biasanya kolamnnjya kena alga bloming

      Hapus
    2. Gan, bukannya makin banyak alga makin baik krn ini makanan ikan.
      Apakah blooming Alga ini disebabkan banyaknya nitrisi ( dr kotoran ikan) di kolam. makin banyak ikan makin banyak kotorannya.
      mohon pencerahan.

      Hapus
    3. Fungsi alga adalah untuk mengolah kotoran ikan,

      Hapus
  4. ketika sinar matahari bersinar sangat terik, ketinggian air minimal 1 meter. kalau tidak ikan Anda akan mati

    http://tipslele.wordpress.com/2014/04/02/up-date-bisnis-pembesaran-lele-2014/

    BalasHapus
  5. Apakah ketinggian air yg terlalu dalam bisa mengakibatkan lele besar kepala?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Besar kepala pada lele diakibatkan oleh kekurangan protein pada pakan, kalao ane lebih suka kolam yang dalam

      Hapus
  6. mas kalau air untuk daerah berkapur bisa untuk ternak lele gak? PPM air sekitR 300ppm

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari beberapa diskusi di group bisa gan

      Hapus
    2. maaf om.. saya orang awam. PPM itu apa ya ?

      Hapus
    3. Hasil Copas:
      PPM atau nama kerennya “Part per Million” jika dibahasa Indonesiakan akan menjadi “Bagian per Sejuta Bagian” adalah satuan konsentrasi yang sering dipergunakan dalam di cabang Kimia Analisa. Satuan ini sering digunakan untuk menunjukkan kandungan suatu senyawa dalam suatu larutan misalnya kandungan garam dalam air laut, kandungan polutan dalam sungai, atau biasanya kandungan yodium dalam garam juga dinyatakan dalam ppm.
      Seperti halnya namanya yaitu ppm, maka konsentrasinya merupakan perbandingan antara berapa bagian senyawa dalam satu juta bagian suatu sistem. Sama halnya denngan “prosentase” yang menunjukan bagian per seratus. Jadi rumus ppm adalah sebagai berikut;
      ppm = jumlah bagian spesies / satu juta bagian sistem dimana spesies itu berada
      Atau lebih gampangnya ppm adalah satuan konsentrasi yang dinyatakan dalam satuan mg/Kg, Kenapa? karena 1 Kg = 1.000.000 mg betul kan? Untuk satuan yang sering dipergunakan dalam larutan adalah mg/L, dengan ketentuan pelarutnya adalah air sebab dengan densitas air 1 g/mL maka 1 liter air memiliki masa 1 Kg betul kan? jadi satuannya akan kembali ke mg/Kg.
      Contoh, kandungan Pb dalam air sungai adalah 20 ppm artinya dalam setiap Kg air sungai terdapat 20 mg Pb. Kandungan karbon dalam baja adalah 5 ppm artinya dalam 1 Kg baja terdapat 5 mg karbon. Air minum mengandung yodium sebesar 15 ppm, bisa diartikan bahwa setiap liter minum tersebut terdapat 5 mg yodium.

      Hapus
  7. mantap nih artikel, ane seakan ngeliat langsung prosesnya, meski ane baru pemula, keep posting gan

    BalasHapus
  8. bagaimana bila hujan ? (air bertambah sebelum waktunya)

    BalasHapus
  9. Mantab gan trimakasih infonya
    salam
    http://jtstour.blogspot.com/2014/11/inova-di-surabaya-sewa-mobil-innova-di.html
    http://www.javatrans.com/2014/11/rental-avanza-surabaya.html
    http://www.javatrans.com/2014/11/rental-alphard-surabaya.html
    http://www.javatrans.com/2014/11/rental-camry-surabaya.html
    http://www.javatrans.com/2014/11/sewa-pajero-surabaya.html
    http://jtstour.blogspot.com/2014/11/mobil-pernikahan.html

    BalasHapus
  10. bang kita mau tanya nii...knp ikan lelenya mengapung lurus di atas air..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada masalah di kolam, langkah awal cek ph dulu

      Hapus
  11. om kalo lele di besarkan di kolam yang airnya mengalir gmn yak?

    BalasHapus

Cari Artikel Budidaya


Kirim postingan terbaru ke Email