Utama » , , » Peluang Pemasaran Lele Sangkuriang

Peluang Pemasaran Lele Sangkuriang

Dipostingkan Oleh RDOne Barakah pada Kamis, 06 Juni 2013 - Diupdate Pada: Kamis, Juni 06, 2013

Bagi para newbi, ada satu pertanyaan yang paling sering diutarakan, pertanyyan itu adalah bagaimana cara cara memasarkannya? kemana saja saya bisa menjual hasil panen, apa saja yang bisa dijual selain lele dewasa? dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan atau keraguan seputar pemasaran ikan lele. Sehingga dikarenakan begitu banyak keraguan dan kekhawatiran akan hal tersebut akhirnya malah banyak orang yang tadinya sudah memiliki semangat usaha yang tinggi malah mengurungkan niatnya untuk menggeluti usaha ternak lele Sangkuriang.

Gambar dari Google Images
Dalam satu usaha, pemasaran merupakan hal yang sangat penting, demikian juga halnya dalam pemasaran lele, namun sangat disayangkan jika kegagalan pemasaran produksi lele terjadi karena faktor usaha pemasaran yang kurang atau memang belum menjalankan strategi pemasaran lele secara maksimal, apa pendapat anda tentang orang-orang yang kalah sebelum berperang.

Peluang pemasaran lele sangat besar, ini bukan sekedar slogan atau propaganda, telah banyak survey dan riset-riset pemasaran  dilakukan oleh orang-orang yang memang ahli dibidangnya, kebutuhan masyarakat akan lele konsumsi memang semakin meningkat, jika kebutuhan masyarakat akan lele konsumsi semakin meningkat. Sebenarnya terdapat beberapa target pasar untuk ikan lele konsumsi, diantaranya adalah: warung pecel lele, warteg, rumah-rumah makan lainnya atau bahkan restoran-restoran yang sudah mulai menawarkan menu special ikan lele, ditambah lagi belakangan ini semakin banyak berkembang tempat-tempat usaha yang mengelola daging ikan lele atau yang lebih dikenal dengan istilah lele olahan, mulai dari baso lele sampai dengan lele presto.

Namun sebelum berfikir tentang penjualan/pemasaran lele, terlebih dahulu baiknya kita memperbaiki dulu pola produksi kita supaya kita bisa menghasilkan lele secara kotinue. karena satu hal yang pasti bahwa pasar perlu kemananan suplay. semakin baik jaminan suplay yang diberikan semakin kondusif juga iklim harga. Yang saya maksud adalah kita bisa menyediakan lele secara terus menerus walaupuntidak terlalu banyak. misal kita bisa menyediakan lele sebanyak 10Kg/Hari.

Hal ini penting karena pasar membutuhkan suplay setiap hari. contoh seorang pedagang pecel lele. Dia  membutuhkan lele 1-5Kg lele. Nah kita harus bisa menyediakan lele ukuran konsumsi sebanyak 1-5 kg/hari. jangan berfikir untuk jumlah ini kecil karena karena jika di kalkulasikan maka angka yang dihasilkan bisa ruarrrrr biasaaaa.

Gak percaya, ayo kita hitung misal kita jadi suplayer untuk 2 orang penjual pecel lele. nah setiap penjual lele ini membutuhkan kurang lebih 5 Kg/Hari. berarti kita harus menyediakan lele sebanyak 10 Kg/hari. Maka dalam 1 bulan kita harus menyediakan 300 Kg. Dengan jumlah ini berarti kita harus panen lele sebanyak 3000 ekor per bulan (Asumsi 1Kg sebanyak 10 ekor). Iya kan jumlah yang fantastis hanya untuk menyediakan suplay bagi 2 orang penjual. coba bayangkan berapa banyak yang harus disediakan untuk menjadi suplier pecel lele se-kota, se-kabupaten, atau se-provinsi? hehe

So, pasar itu bisa dibuat, yang terpenting perbaiki dulu cara produksi kita, perbaiki kualitas lele kita. dengan demikian pasar akan ada dengan sendirinya. Intinya tetap semangat. hehe

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers

23 comments:

  1. Balasan
    1. Banyak tampat penjualan lele, bisa ke pengepul, ke pasar (dijual langsung), di buat olahan, dll.

      Cuma kalau dijual kepengepul hati2, karena biasanya harga di pengepul sangat rendah, mending di jual langsung ke konsumen (banyak konsumen yang membutuhkan lele)

      Hapus
    2. banyak, coba jalan ke pasar, ngobrol sama orang pasar, kenali mereka, dari mana saja mereka dapat supply, kalo susah nyari kemana, dll. maka tempat penjualan hasil ternak lele jadi banyak. kenali setiap peluang,

      Jangan menyulitkan diri. misal dulu ane kepikiran jual langsung ke pecel, rumah makan, (end user). tapi setelah di jalanin, menuhin pasar lokal aja sulit. jadi sebenarnya pasar itu selalu tersedia dan banyak.

      Yang terpenting adalah seberapa bisa kita menjaga stok (cari titik rata-ratanya). baru kita cari pasar, kalo cuma panen sekali bisa nembus pasar, nembus pengepul besar jangan harap karena pasar punya mekanismenya sendiri

      Hapus
  2. mantab gan motivasinya...soalnya saya ada rencana mau ternak lele pas di tanya sama teman, mau di jual kemana lelenya? saya jadi down..tp setelah membaca artikel anda, saya jadi semangat lagi untuk mulai mencoba ternak lele. makasih dan salam sukses

    BalasHapus
  3. gan, saya mau drop lele ada 4 kwintal di rumah,,, di jual kemana gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba kontak penjual bibit yang dulu agan beli bibitnya, kalau mau sedikit repot, agan bisa jual eceran langsung ke konsumen, harganya lebih Joss

      Hapus
  4. bang ridwan yang baik hati, saya mau tanya...kalau menjual ke konsumen langsung secara eceran, kita kan harus punya persediaan lele setiap hari, sedangkan waktu yang di tempuh sekali panen biasanya 2-3 bulan, trus gimana caranya agar stok kita aman untuk memenuhi para pedagang tersebut? terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat beberapa kolam dengan ukuran kecil saja 2x4 atau 2x5, jadi supaya pasokannya tetap, tebar benih jangan sekaligus banyak usahakan di rotasi walaupun cuma sedikit.

      Misal agan punya 8 buah kolam kecil ukuran 2x5, maka agan tebar benih setiap 10 hari sekali. maka gan akan punya pasokan lele sekitar 1-1,5kuintal / 10 hari atau 10-15kg/hari.

      jika ingin pasokan perharinya banyak, ya di tambah lagi kolam kecilnya

      moga membantu

      Hapus
  5. renacana saya mau mulai bisnis lele sangkuriang, tp kendala saya adalah :
    1. pengelola ternaknya / orang yang mengurus mulai dari pembesaran hingga ke masa panen
    2. lokasi tanah di bandung, sementara loaksi saya di jakarta
    3. saya belum dapat informasi harus saya distibusikan kemana lele ini ketika panen.

    semoga penulis dapat membantu memberikan masukan ataupun informasi
    terimaksih sebelumnya saya ucapkan atas tulisan diatas, yang memacu motivasi utk memulai ternak lele

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dibandung sudah banyak yang terjun ke bisnis sangkuriang

      saran ane gan, kalo mau bisnis lele sangkuriang untuk tahap awal agan harus terjun langsung dulu sebagai owner supaya agan tau seluk beluk budidaya (supaya gak ketipu gan, cuma antisipasi saja karena tidak semua orang bisa menjaga amanah)

      Mengenai hasil panen banyak yang mau menampung. yang paling mudah adalah ke pembenih. jadi agan tinggal jual lagi hasil panen ke tempat dimana agan beli benih

      semoga membantu

      Hapus
    2. Mantabs.. terima kasih masukannya gan.. Insha Allah dalam waktu dekat akan membudidayakan lele.. tapi ikut kelas dulu di daerah depok.

      Hapus
  6. Met siang Pak, Saya masih prmula dalm Budidaya Lele, usia sdah 2 buln Pak, berhubung sy bertempat tinggal di sulawesi (kendari), mhon dibantu referensi penjualan Pak..email sya : fawzymtp@gmail.com. 082189292626

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya lebih sarankan bapak untuk menjual kepasar, jika bapak kesulitan, coba kontak tempat pembenihan (tempat bapak membeli benih) biasanya mereka punya chanel

      Hapus
  7. Gan sya jg lgi bingung nh gan mau dipasarkan kmna ikan lele konsumsi sya nh gan,,dirumah ada stok 5 kuintal an,,brang kli ada yg btuh nh nmr sya 087837648145

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba agan komunikasi sama pembenih agan, atau kalau saya dulu langsung main kepasar, juar langung ke pasar, keuntungannya lebih besar

      Hapus
  8. Maap saya mau tanya klo jual bibit lele yg mau beli partai besar kita2 kemana ya jualnya ? Saya baru mulai terjun di pembibitan soalnya .
    Mohon jawabannya mas

    BalasHapus

Cari Artikel Budidaya


Kirim postingan terbaru ke Email